Zak Brown Janjikan Mclaren Tampil Apik Musim Ini

Mendekati balapan perdana dari mobil jet darat paling cepat di dunia F1, bos Mclaren Zak Brown menjanjikan hasil yang jauh lebih baik di tahun 2017 ini dibanding musim lalu.

Pagelaran mobil jet darat sebagai balapan tercepat di dunia F1 masih sekitar satu bulan lagi namun semua tim memulai test drive mereka untuk beradaptasi dengan regulasi  bandar bola yang baru sekaligus menguji coba ketahanan mesin. Bos Mclaren Zak Brown pun sangat yakin sekaligus juga tidak sabar untuk memulai balapan baru di musim ini sebab dirinya yakin dengan performa mobil dan juga pembalap yang direkrut mereka.

Zak Brown Yakin Mclaren Bisa Tunjukkan Performa Apik Musim Ini

Musim lalu, nama tim yang mencuat ke permukaan masih tetap didominasi dengan nama besar Mercedes, Red Bull dan juga Ferrari. Sementara yang lainnya masih saja berkutat di papan tengah klasemen balapan F1. Beberapa yang sering memberikan perlawanan adalah Williams dan juga Mclaren. Berbicara tentang Mclaren, Zak Brown selaku bos dan pemimpin tertinggi mengaku sudah tidak lagi sabar untuk dapat tampil dan memperlihatkan kekuatan baru mereka di Mclaren. Memang masih selalu ada masalah sebab mesin mobil mereka tidak secepat milik Mercedes maupun Ferrari dan dia sudah mengambil pelajaran yang sangat berharga dua musim yang lalu untuk musim terbaru.

Bahkan Brown sendiri cukup puas dengan prestasi yang diterima musim lalu sebab di klasemen konstruktor musim lalu, Mclaren yang tadinya terperosok mampu bamgkit di pertengahan musim hingga berhasil merangkak naik sebanyak tiga peringkat dan berakhir di posisi 6. Seperti yang dilansir oleh Crash, Brown mengatakan jika dua musim yang lalu di tahun 2015 serta 2016 adalah tahun pembelajaran dan dirinya yakin mampu bangkit di tahun 2017. Brown melanjutkan jika mereka sudah semakin bekerja dengan keras bahkan sejak tahun 2016 untuk semakin meningkatkan performa mobil sehingga menjadi lebih baik lagi di tahun 2017 dan inilah saatnya untuk menunjukkan.

Brown juga melanjutkan jika di tahun 2015 silam, mereka hanya mampu finish dan bertengger di peringkat sembilan konstruktor akhir. Namun di tahun 2016, peningkatan luar biasa berhasil mereka raih di posisi keenam. Musim depan merupakan saat yang tepat untuk membuktikan jika mereka mampu finish di depan. Pria yang berusia 45 tahun itu juga menambahkan jika dirinya memang tidak akan pernah membuat prediksi yang berbicara jika mereka akan menang di peringkat pertama dan sebagainya melainkan Brown menjamin jika nantinya mereka akan melakukan sesuatu yang terbaik. Hal ini dikarenakan tim yang akan menjadi punggawa Mclaren adalah driver yang hebat dan kompeten.

Zak Brown Memuji Performa Vandoorne

Fernando Alonso dan juga Stoffel Vandoorne menjadi dua driver terhebat dari Mclaren sementara Jenson Button yang memutuskan untuk mundur pensiun dari kompetisi F1 tetap dijadikan sebagai test driver untuk tim ini. Jika berbicara mengenai Alonso, maka pengalaman dan kontribusinya dalah F1 sudah tidak dapat diragukan kembali namun Vandoorne ternyata mampu memikat bos Mclaren ini sebab dirinya menilai bahwa kemampuan Vandoorne sudah cukup baik. Brown menilai jika pembalap ini mampu beradaptasi dengan cepat dan diyakini bisa bersinar seperti layaknya Fernando Alonso sang juara dunia dua kali. Brown mengatakn jika pembalap dari Belgia ini mampu fokus dengan baik.

Selain itu dirinya juga mampu mengikuti setiap instruksi yang diberikan dan diterapkan langsung. Pada masa debutnya dahulu, Vandoorne sudah cukup baik sehingga kemungkinan mampu menyamai prestasi yang dibuat oleh para seniornya Jenson Button dan juga Alonso. Dipastikan dirinya akan mengejutkan banyak orang seperti Verstappen sehingga harus diantisipasi. Memang benar jika dirinya masih belum bisa menunjukkan banyak bakat di ajang bergengsi ini musim lalu dan terakhir dia berlaga adalah di GP Bahrain dan mampu berada di posisi 10.

Akanlah perkataan Zak Brown berbuah manis dan Mclaren bisa menjadi pengganggu dari dominasi Mercedes dan juga Ferrari di musim poker online ini?

 

PSM Jadi Saingan Berat Persib di Piala Presiden

Persib memiliki saingan grup terberat pada Piala Presiden 2017 di mana Persib harus menghadapi PSM Makassar untuk bisa lolos di dalam grup

Piala Presiden 2017 menjadi ajang untuk membuktikan dari setiap tim sepak bola yang ada di Indonesia menjadi yang terbaik dan mendapatkan trophy yang diinginkan. Piala Presiden sendiri merupakan sebuah ajang pertandingan sepakbola yang meng kompetisikan beberapa tim sepak bola yang ada di Indonesia untuk bisa memberikan prediksi bola yang terbaik dan membela skuad nya masing-masing. Kali ini persiapan jelang Piala Presiden semakin mendekat dan membuat Persib seakan-akan cukup Riskan karena mereka harus bertanding dengan beberapa tim sepak bola unggulan di Indonesia untuk bisa lolos dari grup dan menjadi juara grup untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya serta menjadi juara dalam perhelatan akbar ini.

Persaingan Grup yang Berat

Di dalam perhelatan Piala Presiden ternyata Persib Bandung tergabung di dalam satu grup bersama dengan PSM Makassar, Persiba Balikpapan, dan Persela Lamongan. Mereeka akan saling bersaing bersama-sama merebutkan gelar juara grup 3 dan bisa menjadi sebuah jalan untuk meneruskan perjuangan mereka menuju tahap babak babak selanjutnya hingga akhirnya mereka salah satunya akan menjadi juara. Menurut Persib saingan yang paling berarti dalam group adalah PSM Makassar dan ini akan menjadi ujian terberat mereka untuk bisa lolos ke dalam tahap selanjutnya. Pertandingan demi pertandingan akan menjadi sebuah fase terberat yang akan dilakukan di dalam grup tersebut.

Pagelaran Piala Presiden sendiri akan dimulai pada tanggal 4 Februari mendatang. Menurut Herry Setiawan seorang asisten pelatih Persib mengatakan bahwa Persib akan menjalani perlawanan yang cukup sengit di dalam grup untuk bisa lolos ke tahap selanjutnya. Sang mau Bandung harus bisa berkoordinasi antara pemain dengan pemain lainnya untuk bisa menghasilkan gol dan lolos ke babak berikutnya. Sesuai dengan pemberitaan sebelumnya bahwa Harry juga melakukan prediksi ternyata PSM Makassar merupakan salah satu sayang terberat Persib untuk lolos ke babak berikutnya karena pada bursa transfer pemain yang lalu PSM memiliki banyak pemain baru yang handal. Perekrutan tersebutlah yang harus diwaspadai.

Persib Tetap Optimis dan Siap Menjadi Juara

Selain menjadikan PSM Makassar sebagai salah satu klub yang menjadi saingan berat, Persela juga menjadi salah satu tim yang harus diwaspadai. Pasalnya ada beberapa mantan pemain Persib yang sudah berada di sana dan menjadi pemain Persela. Ini memiliki potensi pemain-pemain tersebut bisa mengetahui bagaimana cara bermain Atep bersama timnya. Sebut saja Agung pribadi, Eka Ramdani dan Samsul Arif adalah beberapa pemain yang pernah menjadi pembela klub Persib. Harry juga mengatakan bahwa semua tim berpotensi untuk menjadi yang terbaik karena semua tim memiliki keinginan yang sama untuk bisa berada di atas dan menjadi juara grup untuk bisa masuk ke babak selanjutnya di piala presiden ini.

Yang harus dilakukan Persib adalah tetap kopti Miss dan menjalani latihan demi mempersiapkan semuanya dalam menghadapi skuad lain di dalam pertandingan babak grup. Dengan adanya Erick weeks juga memberikan sebuah hal besar bagi Persib untuk bisa memperkuat dinding pertahanan dan melakukan penyerangan dengan berimbang. Bobotoh berharap bahwa Persib bisa kembali menjadi juara bandar togel online dan membawa pulang trofi Piala Presiden ke Bandung. Ini akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Persib karena mereka notabene adalah sebuah klub papan atas di Indonesia dan banyak disegani oleh klub klub sepak bola lainnya. Bagaimana penampilan persib nanti? Saksikan piala presiden dan ikuti perkembangannya.

Kegagalan Leicester City; Rekrutan Baru yang Gagal

Leicester City ternyata bisa dikatakan telah gagal mendatangkan para pemain baru setelah permainan yang mengesankan di musim lalu dengan juara Liga Primer.

Setelah gelar kemenangan yang luar biasa mereka musim lalu, Leicester City tidak hanya memegang sebagian besar pemain bintang mereka, tetapi juga skuad mereka didukung dengan lebih dari £ 75 juta dari tambahan pemain baru. Tapi semua tidak berjalan sesuai dengan rencana mereka, karena mereka berada urutan ke 15 di Liga Premier, lebih dekat ke zona degradasi daripada ke empat besar urutan teratas.

Wajah Baru yang Gagal

Paling tidak, beberapa wajah baru yang direkrut oleh Leicester City ternyata tidak memberikan dampak apa-apa ketimbang para pemain asli bandar bola mereka. Namun, para bintang Leicester City juga telah menarik perhatian klub lain. Beberapa pemain baru yang gagal tersebut adalah sebagai berikut;

Islam Slimani – Striker

Pemain Aljazair berusia 28 tahun itu produktif selama tiga musim penuh di Lisbon, mencetak 57 gol dalam 109 penampilan, sementara karirnya juga meluas ke tingkat internasional di mana ia telah mengantongi 26 gol dalam 46 caps.

Ahmed Musa – Sayap

Meskipun ia juga mampu bermain di depan, Ahmed Musa, seorang dengan harga £ 16 juta atas penandatanganan dari CSKA Moscow, yang terutama berada di posisi sayap belum bisa mengangkat Leicester City. Musa telah membuat total 17 penampilan Premier League untuk Foxes.

Nampalys Mendy – Gelandang Tengah

Direncanakan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Kante, Nampalys Mendy didatangkan dari Ligue 1 sisi OGC Nice untuk £ 13 juta. Cedera telah membatasi pemain Prancis berusia 24 tahun itu sehingga ia hanya 3 kali bermain di Premier League sehingga terlalu dini untuk menilai pemain tersebut berdampak positif atau tidak untuk Leicester City.

3 Pemain Lain yang Gagal

Walau cukup dini untuk menilai, namun 3 pemain di atas belum menunjukkan hal yang baik bagi Leicester City. Selain mereka, masih ada 3 wajah baru yang juga belum memperlihatkan kemampuan gemilangnya. Mereka adalah;

Ron-Robert Zieler – Kiper

Mantan pemain muda Manchester United Ron-Robert Zieler kembali ke Inggris dari Bundesliga musim panas ini, pindah ke Stadion King Power dari Hannover 96. Enam-cap internasional Jerman ditandatangani sebagai pengganti untuk Kasper Schmeichel, namun sepertinya kehadirannya belum berdampak baik. Dalam 963 menit laga di semua kompetisi, ia telah mengamankan 27 tendangan dan 50 aksi penyelamatan.

Bartosz Kapustka – Winger

Pemain sayap ini menjanjikan mengingat ia telah membuat kesan positif dengan Polandia di Kejuaraan Eropa di Perancis musim panas lalu. Pemain ini memang belum terlihat bersinar. Tapi, penampilannya sangat apik dan untuk hal ini, Raineri tidak akan membiarkan pemain ini pergi karena memiliki harapan yang besar jika ia akan memiliki masa depan cerah.

Wilfred Ndidi – Gelandang Tengah

Dengan biaya transfer £ 17 juta pada penandatanganan Januari lalu, pemain yang satu ini juga belum memberikan dampak yang positif bagi Leicester City. Walau tentunya masih ada harapan, namun harus dilihat jika kiprahnya belum bisa mengangkat Leicester City ke peringkat poker online lebih baik. Tentu, ia masih bisa diharapkan.

Ini adalah PR yang sangat berat bagi Leicester City. Sebelumnya, Raineri juga mengatakan jika para pemain baru mereka masih membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi sebagaimana para pemaian Leicester. Waktu itu ia mengatakan jika paruh musim kedua akan ada perbaikan seiring mereka dapat beradaptasi dengan baik. Namun, hingga hari ini, tampaknya Raineri harus menelan fakta pahit jika rekrutan terbarunya telah gagal.

Gelar Perdana Ahsan / Rian

China International Challenge menjadi sebuah wahana bagi Ihsan dan Rian dalam meraih gelar pertama mereka tahun ini di Hainan, Tingkok.

Dunia badminton Indonesia meskipun memiliki citra pesimistis di dalam sudut pandang masyarakat luas, tetap saja secara baik mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia di dalam berbagai pertandingan atau kompetisi. Kali ini kabar baik datang dari ahsan dan Rian yang merupakan pasangan baru yang berhasil meraih gelar pertama mereka di gelaran pertandingan badminton yang diselenggarakan di Tingkok. Mereka berhasil menjadi juara dan mampu mempersembahkan sebuah hal terbaik di awal tahun 2017 untuk Indonesia. Ganda putra Indonesia ini mampu menjadi juara dan kembali mengharumkan nama Indonesia dari awal kompetisi yang mereka lakukan secara bersama sama di dunia internasional.

Gelar Perdana Untuk Pasangan Baru

Sebagai pasangan ganda bru, tidak ada yang diharapkan dari Ihsan dan Rian. Semuanya sudah beranggapan bahwa keduanya harus menjalani adaptasi dengan gaya bermain masing masing. Namun siapa sangka mereka berdua bisa masuk ke babak final yang dilaksanakan di Agile Stafium of Lingsgul Culture And Sports aquare, Hainan dan bisa memenangkan pertandingan dengan sebelumnya harus mengalahkan pasangan dari Thailand Trawut Potieng dan Nanthakam Yordpaisonh dengan skor yang cukup baik yaitu 8 – 11, 11 – 7, 11 – 4, dan 11 – 7. Ternyata kelelahan yang mereka rasakan berbuah manis bahkan tidak pernah diduga sebelumnya akan menjadi seperti ini. Mereka menganggap ini adalah keajaiban uang luar biasa di awal tahun.

Mengawali tahun 2017, banyak yang berbeda dengan kancah bulutangkis atau badminton di Indonesia. Banyak sekali perubahan dan perbedaan komposisi untuk beberapa pemain. Tapi ternyata hal tersebut tidak menyurutkan perjuangan Ihsan dan rian sampai akhirnya mereka bisa menjadi juara serta membawa pulang gelar yang cukup bergengsi di ajang badminton dunia yang diselenggarakan di China. Sebuah kebanggaan besar yang bisa dilakukan keduanya diawal permainan dengan bermain apik, saling bekerja sama dan meraih keuntungan dengan tidak saling menyalahkan atau merobohkan satus ama lain. Buktinya kedua pemain ini mampu bersama sama berada didepan membela Indonesia.

Jalan Pertandingan Final Ahsan / Rian

Nama Ahsan sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia bahkan pecinta bulu tangkis dunia. Ahsan sudah beberapa kali memenangkan permainan badminto di berbagai kompetisi tetapi dengan pasangan berbeda. Pasangan awal Ahsan adalah Hendra setiawan, namun ketika hendra memutuskan untuk mundur dari Pelatnas Cipayung maka kini Ahsan bersama dengan Rian untuk bersama sama diunggulkan di tempat pertama dalam meraih juara di berbagai kompetisi yang diikut sertakan mereka oleh kepelatihan nasional. Di dalam pertandingan terakhir bersama dengan Rian, Ahsan bisa masuk final menghadapi Thailand setelah sebelumnya berhasil menaklukkan tuan rumah dengan skor 11 – 9, 11 – 9, 11 – 13, 11 – 13, 11 – 13 melawan Han Chengkal dan Tan Qiang.

Selama turnamen judi online di gelar, sang tuan rumah memang tidak mendapatkan gelar di kelas ganda putra namun berhasil meraih gelar di tempat lainnya sebanyak tiga gelar. Sedangkan untum Jepang berhasil menyabet satu gelar. Indonesia sendiri sudah sangat bangga ketika ganda putranya yang sangat diunggulkan berhasil mendapatkan banyak sambutan baik dan bisa bermain dengan apik di dalam laga tersebut. Dan akhirnya gelar di badminton ganda putra berhasil didapatkan meskipun dengan perjuangan cukup panjang. Semoga ke depannya, atlet Indonesia bisa kembali mendunia dan membawa pulang banyak sekali gelar yang membanggakan.