Gelar Perdana Ahsan / Rian

China International Challenge menjadi sebuah wahana bagi Ihsan dan Rian dalam meraih gelar pertama mereka tahun ini di Hainan, Tingkok.

Dunia badminton Indonesia meskipun memiliki citra pesimistis di dalam sudut pandang masyarakat luas, tetap saja secara baik mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia di dalam berbagai pertandingan atau kompetisi. Kali ini kabar baik datang dari ahsan dan Rian yang merupakan pasangan baru yang berhasil meraih gelar pertama mereka di gelaran pertandingan badminton yang diselenggarakan di Tingkok. Mereka berhasil menjadi juara dan mampu mempersembahkan sebuah hal terbaik di awal tahun 2017 untuk Indonesia. Ganda putra Indonesia ini mampu menjadi juara dan kembali mengharumkan nama Indonesia dari awal kompetisi yang mereka lakukan secara bersama sama di dunia internasional.

Gelar Perdana Untuk Pasangan Baru

Sebagai pasangan ganda bru, tidak ada yang diharapkan dari Ihsan dan Rian. Semuanya sudah beranggapan bahwa keduanya harus menjalani adaptasi dengan gaya bermain masing masing. Namun siapa sangka mereka berdua bisa masuk ke babak final yang dilaksanakan di Agile Stafium of Lingsgul Culture And Sports aquare, Hainan dan bisa memenangkan pertandingan dengan sebelumnya harus mengalahkan pasangan dari Thailand Trawut Potieng dan Nanthakam Yordpaisonh dengan skor yang cukup baik yaitu 8 – 11, 11 – 7, 11 – 4, dan 11 – 7. Ternyata kelelahan yang mereka rasakan berbuah manis bahkan tidak pernah diduga sebelumnya akan menjadi seperti ini. Mereka menganggap ini adalah keajaiban uang luar biasa di awal tahun.

Mengawali tahun 2017, banyak yang berbeda dengan kancah bulutangkis atau badminton di Indonesia. Banyak sekali perubahan dan perbedaan komposisi untuk beberapa pemain. Tapi ternyata hal tersebut tidak menyurutkan perjuangan Ihsan dan rian sampai akhirnya mereka bisa menjadi juara serta membawa pulang gelar yang cukup bergengsi di ajang badminton dunia yang diselenggarakan di China. Sebuah kebanggaan besar yang bisa dilakukan keduanya diawal permainan dengan bermain apik, saling bekerja sama dan meraih keuntungan dengan tidak saling menyalahkan atau merobohkan satus ama lain. Buktinya kedua pemain ini mampu bersama sama berada didepan membela Indonesia.

Jalan Pertandingan Final Ahsan / Rian

Nama Ahsan sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia bahkan pecinta bulu tangkis dunia. Ahsan sudah beberapa kali memenangkan permainan badminto di berbagai kompetisi tetapi dengan pasangan berbeda. Pasangan awal Ahsan adalah Hendra setiawan, namun ketika hendra memutuskan untuk mundur dari Pelatnas Cipayung maka kini Ahsan bersama dengan Rian untuk bersama sama diunggulkan di tempat pertama dalam meraih juara di berbagai kompetisi yang diikut sertakan mereka oleh kepelatihan nasional. Di dalam pertandingan terakhir bersama dengan Rian, Ahsan bisa masuk final menghadapi Thailand setelah sebelumnya berhasil menaklukkan tuan rumah dengan skor 11 – 9, 11 – 9, 11 – 13, 11 – 13, 11 – 13 melawan Han Chengkal dan Tan Qiang.

Selama turnamen judi online di gelar, sang tuan rumah memang tidak mendapatkan gelar di kelas ganda putra namun berhasil meraih gelar di tempat lainnya sebanyak tiga gelar. Sedangkan untum Jepang berhasil menyabet satu gelar. Indonesia sendiri sudah sangat bangga ketika ganda putranya yang sangat diunggulkan berhasil mendapatkan banyak sambutan baik dan bisa bermain dengan apik di dalam laga tersebut. Dan akhirnya gelar di badminton ganda putra berhasil didapatkan meskipun dengan perjuangan cukup panjang. Semoga ke depannya, atlet Indonesia bisa kembali mendunia dan membawa pulang banyak sekali gelar yang membanggakan.